Tapanuli Tengah ||http://mediakomnaspkpai.com
Komitmen TNI dalam hadir di tengah kesulitan rakyat kembali dibuktikan. Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan mulai melaksanakan pembangunan Jembatan Armco di Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (27/1/2026). Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat pasca diterjang bencana alam.
Sejak pagi hari, personel gabungan dari Koramil 04/Pinangsori, Denzibang 4/1 Sibolga, serta Yon TP 908/Gaja Dompak tampak bahu-membahu di lokasi pembangunan. Dengan disiplin dan koordinasi tinggi, Satgas memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan aman, terukur, dan sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan.
Dalam mendukung percepatan pekerjaan, Satgas Gulbencal Kodam I/BB mengerahkan dua unit alat berat excavator serta berbagai peralatan manual seperti cangkul, martil, kunci, dan perlengkapan pendukung lainnya. Kehadiran alat berat tersebut sangat membantu proses perakitan hingga penyiapan struktur jembatan di medan yang cukup menantang.
Berdasarkan data di lapangan, progres pembangunan menunjukkan hasil yang signifikan. Perakitan Armco telah mencapai 90 persen, lantai kerja 20 persen, serta penimbunan 20 persen. Sementara itu, pekerjaan talut, slop, tiang cor, rambatan, dan pengecatan masih dalam tahap persiapan. Secara keseluruhan, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 15 persen dan terus dikebut.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Armco di Desa Masundung menjadi prioritas utama Satgas Gulbencal. Hal ini mengingat peran vital jembatan sebagai jalur penghubung utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Melalui pembangunan jembatan ini, Satgas Gulbencal Kodam I/BB berupaya menghadirkan kembali jalur penghubung yang aman dan layak digunakan, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal pasca bencana,” ujar Kolonel Asrul.
Ia juga menambahkan, kehadiran TNI di wilayah terdampak bencana tidak hanya sebatas penanganan darurat, namun berkelanjutan hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi demi memastikan masyarakat benar-benar pulih.
Pembangunan Jembatan Armco di Desa Masundung diharapkan menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat setempat, sekaligus menegaskan peran TNI sebagai garda terdepan dalam membantu rakyat di saat-saat sulit.
Sumber: Pendam I/BB
Jurnalis : BOYS-3



