-->
Intro

Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

31 Pejabat Fungsional BNN RI Dilantik, Negara Tegaskan Komitmen Perang Total Melawan Narkoba

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T03:30:19Z

Jakarta || http://mediakomnaspkpai.com

><br />

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali memperkuat barisan pengabdian negara dalam memerangi kejahatan narkotika. Sebanyak 31 pegawai BNN RI resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya sebagai pejabat fungsional, pada Rabu (28/1), bertempat di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Dari total pejabat yang dilantik, 22 pegawai memperoleh kenaikan jenjang jabatan fungsional, sementara 9 pegawai lainnya berpindah ke dalam jabatan fungsional.

><br />

Dalam amanat Kepala BNN RI yang dibacakan oleh Sestama, ditegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah peneguhan atas kompetensi, profesionalisme, serta komitmen moral dan integritas aparatur sipil negara dalam mengemban amanah bangsa.

“Sumpah yang diucapkan bukan hanya mengikat secara formal, tetapi merupakan tanggung jawab kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan berintegritas,” tegasnya.

><br />

Lebih lanjut, Tantan Sulistyana menekankan bahwa ASN di lingkungan BNN memegang peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa. Dalam konteks pemberantasan narkotika, peran tersebut menjadi semakin krusial mengingat kejahatan narkotika merupakan extraordinary crime yang menuntut langkah luar biasa, komitmen kuat, dan keahlian mendalam.

Inspektur upacara juga mengulas kompleksitas persoalan narkotika yang kini semakin masif, terorganisir, lintas negara, dan multidimensi, sehingga menuntut pejabat fungsional BNN untuk tampil sebagai subject matter experts—baik sebagai pemikir strategis, analis kebijakan, maupun eksekutor lapangan sesuai bidang keahliannya.

><br />

“Prestasi kerja tidak boleh berhenti pada angka kredit atau laporan administratif, tetapi harus diukur dari dampak nyata terhadap pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika,” ujarnya menegaskan.

Menutup amanatnya, Sestama mengajak seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik untuk bersatu padu mewujudkan visi Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) melalui pencegahan yang masif, pemberantasan yang tegas dan berkeadilan, rehabilitasi yang manusiawi, serta penguatan kerja sama nasional dan internasional.

><br />

Pelantikan ini menjadi penegasan bahwa negara tidak pernah mundur dalam perang melawan narkoba, serta terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai garda terdepan menjaga masa depan generasi bangsa.

Sumber : BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Jurnalis  : BOYS-3 

×
Berita Terbaru Update