-->
Intro

Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

Gus Ipul Buka Titik Baru Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Tancap Gas Putus Mata Rantai Kemiskinan Nasional

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T10:27:11Z

Jakarta  || http://mediakomnaspkpai.com

><br />

Komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan kembali ditegaskan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendatangi Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu malam, 28 Januari 2026, guna menyampaikan perkembangan terbaru terkait pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul itu mengungkapkan sejumlah titik baru lokasi Sekolah Rakyat yang akan dibangun di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang selama ini terpinggirkan dari pendidikan formal.

><br />

Tak hanya soal pembangunan fisik, pertemuan tersebut juga membahas rencana kerja sama Sekolah Rakyat dengan universitas-universitas dalam negeri serta lembaga kedinasan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Sekolah Rakyat sebagai gudang ilmu, sekaligus membuka jalur masa depan yang lebih luas bagi para lulusannya—baik ke jenjang pendidikan tinggi maupun dunia kerja.

Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar sekolah alternatif, melainkan instrumen negara untuk mengubah nasib generasi miskin. Di dalamnya, peserta didik tidak hanya mendapatkan pendidikan yang layak, tetapi juga jaminan pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk asupan makanan bergizi yang menjadi fondasi tumbuh kembang anak.

><br />

Presiden Prabowo Subianto, kata Gus Ipul, menaruh perhatian besar pada program ini. Presiden secara tegas menekankan bahwa tidak boleh lagi ada kemiskinan yang diwariskan dari orang tua ke anak. Negara harus hadir memastikan setiap anak Indonesia, tanpa kecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih baik.

“Perbaikan kualitas hidup masyarakat harus dilakukan secara bertahap namun pasti. Pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar adalah kuncinya,” sejalan dengan arahan Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan.

><br />

Dengan langkah konkret ini, pemerintah menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat bukan wacana, melainkan kebijakan strategis jangka panjang. Sebuah upaya nyata untuk membangun Indonesia dari akar paling bawah—dari anak-anak yang selama ini nyaris tak terdengar suaranya, namun menyimpan masa depan bangsa.(Red)

×
Berita Terbaru Update