Batu Bara || http://mediakomnaspkpai.com
><br />
Guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara memperketat pengawasan terhadap ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah strategis ini dilakukan melalui inspeksi mendadak dan pemantauan kontinu di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara.
><br />
Pengecekan massal ini dipimpin oleh Kanit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Batu Bara, IPTU Kriswanto, S.H., M.H., pada Minggu (22/3/2026). Fokus utama operasi ini adalah memastikan rantai distribusi energi tidak terganggu di tengah lonjakan volume kendaraan yang melintasi jalur Lintas Sumatera.
Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, stok BBM pada titik-titik krusial terpantau dalam kondisi mencukupi. Di wilayah Polsek Lima Puluh, SPBU Simpang Gambus tercatat menyiagakan 22.000 liter Pertalite dan 11.000 liter Bio Solar. Sementara itu, di wilayah Labuhan Ruku, ketersediaan energi di SPBU Desa Perjuangan menunjukkan angka yang solid dengan cadangan Pertalite mencapai 29.792 liter.
><br />
"Keamanan stok energi adalah kunci kenyamanan pemudik. Kami tidak hanya mengecek angka, tetapi memastikan bahwa pelayanan di setiap SPBU berjalan sesuai standar tanpa ada praktik spekulasi," tegas Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., dalam keterangannya kepada media.
><br />
Meskipun terdapat fluktuasi pasokan di beberapa titik, seperti di SPBU Simpang Kopi yang sempat mengalami kekosongan Pertalite saat menunggu jadwal pengiriman, secara keseluruhan pasokan dari Pertamina ke wilayah Batu Bara tetap stabil. Di wilayah pesisir Medang Deras, SPBU Pakam Raya bahkan menyiagakan cadangan Pertamax hingga 15.000 liter.
Pihak Kepolisian Resor Batu Bara terus menjalin komunikasi intensif dengan para manajer SPBU di seluruh kecamatan untuk mengantisipasi dini jika terjadi kekosongan stok mendadak.
><br />
"Laporan harian terus kami teruskan ke Polda Sumut sebagai bagian dari pengamanan Operasi Ketupat. Hingga saat ini, pasokan masih terkendali dan situasi di lapangan sangat kondusif," tambah AKBP Doly Nelson.
><br />
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini juga memastikan aspek keamanan di area publik SPBU tetap terjaga. Petugas mengimbau para operator dan manajer untuk tetap mengutamakan pelayanan prima kepada pemudik.
Dengan terjaganya ketersediaan bahan bakar ini, diharapkan arus mudik dan balik di wilayah pesisir timur Sumatera Utara dapat berjalan lancar tanpa terkendala kelangkaan energi. Operasi pemantauan ini dijadwalkan akan terus berlanjut secara berkala hingga berakhirnya masa libur lebaran 2026.
Sumber : Humas Polres Batu Bara
Jurnalis : Red/Boys-3





