Tapanuli Tengah || http://mediakomnaspkpai.com
TAPANULI TENGAH, KOMPAS.com – Sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam fase pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Sumatera Utara. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) melakukan aksi cepat dengan membersihkan kembali lingkungan SDN 152983 di Kelurahan Hutanabolon I, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (21/2/2026).
Langkah ini diambil menyusul banjir susulan akibat curah hujan tinggi yang kembali merendam lingkungan sekolah dan menyisakan material lumpur yang tebal. Upaya pembersihan ulang ini krusial dilakukan agar proses belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama.
Gotong Royong Lintas Satuan
Aksi pemulihan ini merupakan kolaborasi nyata antara TNI dan masyarakat. Personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah bahu-membahu bersama prajurit Yon TP 905/TS serta pihak sekolah. Dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan angkong, para prajurit menyisir setiap sudut ruang kelas dan halaman sekolah untuk mengangkat endapan lumpur serta sisa material yang terbawa arus banjir.
Fokus utama petugas adalah memastikan akses masuk dan seluruh ruang kelas kembali steril dan aman secara sanitasi, mengingat sisa material banjir seringkali membawa risiko kesehatan bagi para siswa.
Komitmen TNI dalam Pendidikan
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mempercepat normalisasi fasilitas umum, terutama sekolah.
"Kami berupaya semaksimal mungkin membantu masyarakat dalam percepatan pemulihan fasilitas pendidikan. Harapannya, aktivitas belajar mengajar dapat segera berjalan kembali karena pendidikan anak-anak tidak boleh terhambat oleh dampak bencana," ujar Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa selain aspek fisik, kehadiran prajurit di lapangan bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis bagi warga terdampak serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan bencana alam.
Kondisi Berangsur Normal
Hingga Sabtu siang, seluruh area terdampak di SDN 152983 dilaporkan telah selesai dibersihkan. Kondisi sekolah kini telah kembali normal dan dinyatakan layak untuk digunakan kembali oleh para siswa serta tenaga pendidik.
Upaya ini diharapkan menjadi pemacu bagi pemulihan sektor lainnya di wilayah Tapanuli Tengah yang juga terdampak cuaca ekstrem belakangan ini. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan warga menjadi kunci utama dalam meminimalisir durasi kelumpuhan aktivitas publik pascabencana.
Sumber : Pendam I/BB
Jurnalis : Boys




