-->
Intro

Notification

×

Iklan

Iklan

Menhan Tegaskan Komitmen Perkuat Pertahanan Perbatasan saat Kunjungi Yonif TP 877/Biinmaffo di NTT

1/24/26 | 1/24/2026 07:53:00 AM WIB Last Updated 2026-01-24T00:56:20Z

Nusa Tenggara Timur ||http://mediakomnaspkpai.com


Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (23/1/2026). Kunjungan ini menjadi penegasan nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara, khususnya di wilayah strategis perbatasan.

Setibanya di satuan, Menhan menerima paparan komprehensif terkait kondisi Yonif TP 877/Biinmaffo, meliputi kekuatan personel dan materiil, progres pembangunan pangkalan, serta pelaksanaan pembinaan satuan. Dalam paparan tersebut juga disampaikan berbagai program pendukung, termasuk upaya ketahanan pangan satuan sebagai bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung ketahanan nasional.


Menhan Sjafrie Sjamsoeddin selanjutnya meninjau langsung sejumlah fasilitas pangkalan untuk memastikan kesiapan operasional satuan berjalan optimal. Peninjauan ini mencakup sarana prasarana pendukung tugas pokok prajurit di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan strategis tersendiri.

Dalam pengarahan kepada prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo, Menhan menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, serta loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa prajurit TNI merupakan garda terdepan penjaga kedaulatan negara, sehingga dituntut untuk selalu siap, tangguh, dan berintegritas tinggi dalam mengemban amanah bangsa.


“Kesiapan satuan, kesejahteraan prajurit, dan pembangunan pangkalan harus berjalan seiring. Negara hadir untuk memastikan prajurit dapat bertugas secara optimal demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” tegas Menhan dalam arahannya.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI serta Bupati Timor Tengah Utara, sebagai simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.



Melalui kunjungan ini, Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa penguatan pertahanan negara tidak hanya berfokus pada aspek militer semata, tetapi juga terintegrasi dengan pembangunan wilayah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya prajurit yang bertugas di garis terdepan perbatasan Indonesia.

Sumber: Menhan RI

Jurnalis : (Boys-3)


×
Berita Terbaru Update