Batu Bara || http://mediakomnaspkpai.com
Komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, dekat, dan membahagiakan kembali diwujudkan melalui program Bupati Sinergi Melayani Masyarakat (Berlayar). Dalam kegiatan yang digelar di Kecamatan Medang Deras, Selasa (22/04/2025), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batu Bara turut ambil bagian dengan membuka layanan Pak Moling (Pelayanan Administrasi Kependudukan Mobil Keliling) di halaman Kantor Camat Medang Deras.
Kehadiran Pak Moling menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Sejak pagi, warga tampak antusias memanfaatkan berbagai layanan administrasi kependudukan yang disediakan, mulai dari perekaman KTP elektronik hingga pengurusan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, serta Surat Keterangan Pindah.
Yang membedakan layanan ini adalah kecepatan dan kepastian. Untuk memberikan pelayanan yang benar-benar membahagiakan masyarakat, Disdukcapil Batu Bara memproses sekaligus menerbitkan dokumen kependudukan langsung di lokasi pelayanan. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus menunggu lama atau bolak-balik ke kantor dinas untuk mengambil dokumen yang diurus.
Kegiatan Berlayar di Medang Deras semakin semarak dengan kehadiran berbagai layanan terpadu lainnya, seperti Layanan Perizinan, Layanan Samsat, Layanan Pendapatan, serta Layanan Perpustakaan, yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan pelayanan publik dalam satu tempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., turun langsung menyapa warga sekaligus menyerahkan dokumen kependudukan dan dokumen perizinan yang telah selesai diproses kepada masyarakat. Penyerahan ini didampingi oleh Kepala DPM PTSP dan Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Batu Bara, sebagai simbol nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.
Program Berlayar dengan dukungan Pak Moling ini menegaskan tekad Pemkab Batu Bara untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pemerintah tidak lagi menunggu masyarakat datang, tetapi justru hadir dan melayani langsung hingga ke kecamatan, sejalan dengan semangat Batu Bara Bahagia. (Red/BOYS-3 )





