-->
Intro

Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

Berani Berinovasi, Kepala Daerah Ditantang Lepas dari Ketergantungan Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 | Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T14:57:29Z

Jakarta  || http://mediakomnaspkpai.com


Kreativitas, keberanian, dan inovasi kepala daerah kembali ditegaskan sebagai kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. Penegasan tersebut mengemuka dalam momentum penguatan tata kelola pembangunan daerah yang disampaikan pada Rabu, 14 Januari 2026.

Salah satu indikator paling krusial dalam mengukur keberhasilan pembangunan daerah adalah kemandirian fiskal. Daerah yang memiliki kemampuan keuangan kuat dinilai lebih lincah, adaptif, dan cepat dalam mengeksekusi berbagai program pembangunan, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat.


Penguatan kemandirian fiskal tidak dapat dilepaskan dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). PAD yang kokoh harus ditopang oleh aktivitas ekonomi yang produktif serta iklim dunia usaha yang sehat dan kompetitif. Meski transfer pusat masih memegang peran penting, pemerintah daerah didorong untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan tersebut melalui terobosan dan inovasi kebijakan.

Namun realitas di lapangan menunjukkan, masih banyak daerah dengan tingkat PAD yang relatif rendah. Lemahnya perkembangan sektor swasta menjadi salah satu penyebab utama, sehingga roda ekonomi daerah masih sangat bergantung pada belanja pemerintah dan aliran dana dari pusat.


Kondisi ini menjadi alarm bagi para kepala daerah untuk mengubah pola pikir. Pengelolaan daerah tidak cukup hanya berfokus pada pengaturan belanja, tetapi harus berani melangkah lebih jauh dengan menciptakan dan memperluas sumber-sumber pendapatan baru. Pemanfaatan potensi lokal, pengembangan sektor unggulan, serta inovasi kebijakan menjadi keniscayaan.

Salah satu langkah strategis yang ditekankan adalah penyederhanaan perizinan. Kemudahan berusaha menjadi prasyarat mutlak dalam menarik investasi dan menggerakkan dunia usaha di daerah. Proses perizinan yang cepat, transparan, dan pasti akan meningkatkan kepercayaan investor serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal.


Tak kalah penting, pemerintah daerah diminta membangun dialog berkelanjutan dengan pelaku usaha, termasuk asosiasi pengusaha dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Sinergi ini menjadi ruang strategis untuk menggali potensi ekonomi daerah, memetakan tantangan dunia usaha, sekaligus merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan keberanian berinovasi, keterbukaan terhadap dunia usaha, serta komitmen kuat membangun kemandirian fiskal, kepala daerah diharapkan mampu menjadikan daerahnya lebih berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.

Sumber : Kemendagri 

Jurnalis  : Boys-3 

×
Berita Terbaru Update