-->
Intro

Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Bambu di Kawasan Transmigrasi dengan Investasi China

Jumat, 19 Desember 2025 | Desember 19, 2025 WIB Last Updated 2025-12-19T00:34:20Z

Jakarta  || http://mediakomnaspkpai.com


Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyambut hangat kedatangan delegasi Promosi Perdagangan Indonesia-Guangdong (PPIG) di Kantor Kementrans, Kalibata, Jakarta, Kamis (18/12/2025). Delegasi yang dipimpin oleh Indonesia Executive Chairman Mr Sim dan Director of The Economic Diplomacy Office Mr Jay Yu ini melakukan penjajakan investasi dari China di Indonesia.

PPIG mempresentasikan investasi pengembangan bambu varietas reed (reed bamboo) di kawasan transmigrasi. Bambu jenis ini memiliki banyak kelebihan dan nilai ekonomi yang tinggi. Pohon yang saat ini dikembangkan di China dan Malaysia bisa diolah menjadi fiber bamboo (serat bambu). Serat bambu bisa digunakan menjadi berbagai bahan pakaian dan aksesorisnya seperti kaos, jaket, kaos kaki, penutup kepala, dan jenis baju lainnya.

"Reed bamboo juga bisa mereduksi karbon dioksida sehingga rumpun bambu itu bisa dimanfaatkan sebagai pasar karbon yang bernilai tinggi," ujar Jay Yu. Untuk mengembangkan reed bamboo, tak sulit. Pohon ini bisa bertahan selama 15 tahun tanpa pupuk dan rekayasa budidaya lainnya.


Dengan lahan seluas 0,27 Ha, petani bisa mengembangkan bambu ini. Dalam setahun dari menanam reed bamboo di luas lahan 1 Ha mampu menghasilkan keuntungan 12.750 US$. Harga bibit dari bambu ini hanya 0,6 US$ ¹.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyambut gembira investasi ini. Menurutnya, masyarakat dari Sabang sampai Merauke sudah tidak asing lagi dengan pohon bambu. "Banyak lahan yang ditanami bambu baik budidaya maupun tumbuh alami," ujarnya.


Viva Yoga ingin di kawasan transmigrasi ada industrialisasi. Industrialisasi di kawasan transmigrasi disebut bagian dari transformasi transmigrasi di era Presiden Prabowo Subianto. "Transmigrasi saat ini bukan hanya sekadar memindah penduduk namun berorientasi pada kesejahteraan," tuturnya.

Dalam investasi di kawasan transmigrasi, Viva Yoga menegaskan agar transmigran dan masyarakat yang menempati kawasan transmigrasi harus dilibatkan. "Bila dilibatkan selain memperoleh manfaat ekonomi, juga akan ikut menjaga," ucapnya. (BOYS-3) 

×
Berita Terbaru Update