-->
Intro

Notification

×

Iklan

Iklan

Batu Bara Siaga Satu! Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Gelar Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

3/12/26 | 3/12/2026 05:59:00 PM WIB Last Updated 2026-03-12T11:02:04Z

Batu Bara || http://mediakomnaspkpai.com

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, suasana di Kabupaten Batu Bara mendadak berubah menjadi lebih waspada dan terorganisir. Pada Kamis sore (12/3/2026), Lapangan Apel Polres Batu Bara dipadati ratusan personel gabungan dari berbagai instansi dalam gelaran Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026.


​Kegiatan ini menjadi simbol komitmen tegas aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus mudik dan balik masyarakat di wilayah Sumatera Utara, khususnya Batu Bara.

​Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Batu Bara, H. Baharudin Siagian, S.H., M.Si., berdampingan dengan Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H. H. Nainggolan, S.H., M.H., ini menunjukkan soliditas tinggi antara unsur Forkopimda.


​Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Bupati, ditekankan bahwa meski prediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 tercatat sekitar 143,9 juta jiwa—atau turun tipis 1,75% dibanding tahun lalu—pihaknya enggan lengah.

​"Kami tidak boleh underestimate. Adanya berbagai stimulus kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tol dan tiket transportasi umum menuntut kita tetap siaga mengantisipasi lonjakan realisasi pergerakan di lapangan," ujar Bupati saat membacakan amanat tersebut.


​Operasi Ketupat Toba 2026 ini akan digelar secara intensif selama 13 hari, mulai dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Fokus pengamanan meliputi 185.607 objek vital di seluruh Indonesia, mulai dari pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri.

​Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H. H. Nainggolan, menegaskan bahwa kesiapan personel hari ini bukan sekadar seremonial. "Ini adalah wujud komitmen nyata. Kita melibatkan seluruh elemen, mulai dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan dan relawan, untuk memastikan masyarakat merasa aman selama masa mudik," tegasnya.


​Adapun puncak arus mudik diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Sementara untuk arus balik, diprediksi akan memuncak pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.

​Sebagai langkah preventif, Polri telah menyiapkan ribuan pos pengamanan dan pos pelayanan di seluruh pelosok negeri, termasuk di titik-titik krusial wilayah Batu Bara, yang berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus rest area bagi pemudik yang kelelahan.


​Apel yang berlangsung khidmat hingga pukul 17.00 WIB ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Batu Bara selama bulan suci Ramadan hingga berakhirnya perayaan Idul Fitri 1447 H.

Sumber  : Kasi Humas Polres Batu Bara 

Jurnalis  : Boys-3 

×
Berita Terbaru Update